Jakarta, PelitaOnline -- ANGGOTA Komisi I DPR RI Roy Suryo menolak swastanisasi TVRI dan RRI. Alasannya karena swastanisasi Lembaga Penyiaran Pemerintah tersebut akan semakin menghilangkan aset negara.
"Jangan swastanisasi TVRI dan RRI. Mau dibawa ke mana negara ini", kata Roy kepada PelitaOnline di Warung Daun Cikini Jakarta, Kamis ( 6/10).
Menurut Roy, TVRI dan RRI harus tetap independen dalam penyiarannya, sebab lembaga tersebut diawasi oleh wakil rakyat, pemerintah, dan masyarakat.
Dikatakannya, untuk memajukan sebuah lembaga, termasuk lembaga penyiaran, tidak mesti melalui jalur swastanisasi.
"Semuanya tidak mesti diswastanisasi untuk membangun sebuah lembaga penyiaran menjadi maju," jelas Politisi Partai Demokrat tersebut.
Langkah swastanisasi, kata dia, memang layak ditiru, namun bukan dalam statusnya, tetapi dalam semangat kinerjanya.
Wiyanto | Ilyas
"Jangan swastanisasi TVRI dan RRI. Mau dibawa ke mana negara ini", kata Roy kepada PelitaOnline di Warung Daun Cikini Jakarta, Kamis ( 6/10).
Menurut Roy, TVRI dan RRI harus tetap independen dalam penyiarannya, sebab lembaga tersebut diawasi oleh wakil rakyat, pemerintah, dan masyarakat.
Dikatakannya, untuk memajukan sebuah lembaga, termasuk lembaga penyiaran, tidak mesti melalui jalur swastanisasi.
"Semuanya tidak mesti diswastanisasi untuk membangun sebuah lembaga penyiaran menjadi maju," jelas Politisi Partai Demokrat tersebut.
Langkah swastanisasi, kata dia, memang layak ditiru, namun bukan dalam statusnya, tetapi dalam semangat kinerjanya.
Wiyanto | Ilyas















