KURS BELI JUAL
USD 9,234 9,326
Jumat, 18-Mei-2012
17:10:33 WIB
Menurut para tukang gigi, pasal pasal 73 ayat 2 dan pasal 78 UU No 29/2004 tentang Praktik Kedokteran dihapus tersebut bertentangan dengan pasal 28 D ayat 1 UUD 1945 tentang jaminan mendapat kepastian hukum yang adil.Menurut Anda, bolehkan tukang gigi tetap berpraktik?

Minggu, 26 Februari 2012

Amerika Serikat

Biro Jodoh "Online" Tak Sehebat Propagandanya

Pengguna yang menjelajah sejumlah profil calon pasangan dalam situs pencarian jodoh tak beda dengan berbelanja "online" dibandingkan sedang serius mencari pasangan.

Ilustrasi biro jodoh online. (foto: thesocietypages)
Washington, PelitaOnline -- SITUS-situs biro jodoh "online" kini sudah jadi bisnis besar terutama di Amerika Serikat, tapi temuan  para peneliti menyimpulkan situs-situs tersebut tak secanggih yang digembar-gemborkannya.

"Biro jodoh 'online' merupakan langkah menakjubkan untuk mencari pasangan potensial, tapi pengguna harus mewaspadai beberapa jebakan," kata pemimpin peneliti lintas perguruan tinggi Amerika Serikat, Eli J. Finkel.

Finkel Sebagaimana dilansir Antara, beberapa hari lalu, mengatakan sejumlah situs  itu mengklaim punya formula khusus yang disebut "kecocokan secara algoritma".

"Tidak terdapat bukti kuat yang menunjukkan kecocokan algoritma itu berhasil," kata Finkel yang penelitiannya dimuat di psychologicalscience.org.

Dalam penelitian bersama sejumlah rekannya dari Texas A & M University, University of California Los Angeles, University of Rochester, dan Illinois State University, Finkel mengatakan sistem algoritma itu memprediksi kecocokan dari karakteristik pasangan dalam jangka panjang sebelum mereka bertemu.

"Pembangun sistem kecocokan algoritma cenderung fokus pada informasi yang mudah dinilai seperti kepribadian dan sikap dibanding informasi dalam ilmu hubungan," kata profesor dalam bidang psikologi sosial itu.

Finkel mengatakan pengguna yang menjelajah sejumlah profil calon pasangan dalam situs pencarian jodoh tak beda dengan berbelanja "online" dibandingkan sedang serius mencari pasangan.



[parid ridwanuddin]


Menuju DKI-1, PKS Jadi Mesin Politik Hidayat-Didik

Pasangan Cagub-Cawagub Hidayat Nurwahid-Didik J Rachbini yang memeroleh nomor urut empat, berjanji akan meraih hati rakyat untuk bertarung di Pilgub DKI Jakarta tahun 2012 ini.
Tentang PelitaOnline.com  |   Karir  |   Kontak Kami  |   Iklan  |   Privacy Policy  |   Terms & Use