KURS BELI JUAL
USD 9,234 9,326
Jumat, 18-Mei-2012
17:10:33 WIB
Menurut para tukang gigi, pasal pasal 73 ayat 2 dan pasal 78 UU No 29/2004 tentang Praktik Kedokteran dihapus tersebut bertentangan dengan pasal 28 D ayat 1 UUD 1945 tentang jaminan mendapat kepastian hukum yang adil.Menurut Anda, bolehkan tukang gigi tetap berpraktik?

Kamis, 22 September 2012

Brutalitas Siswa

Kekerasan dalam Pendidikan Warisan Masa Lalu

Tradisi tawuran dan kekerasan di SMAN 6 Jakarta sudah berlangsung sejak 1980-an.

Usman Hamid (Foto: PelitaOnline/Arief Manurung)
Jakarta, PelitaOnline — PERISTIWA kekerasan yang kerap terjadi di dunia pendidikan dinilai sebagai warisan masa lalu. Kekerasan itu sudah menjadi kultur yang hingga kini masih bertahan di dunia pendidikan Indonesia.

“Memang kultur kekerasan itu belum hilang dalam dunia pendidikan, termasuk di sekolah kedinasan seperti STPDN, IPDN, dan seterusnya,” kata Koordinator Kontras Usman Hamid, di Jakarta, Kamis (22/9).

Usman menyampaikan hal itu menanggapi peristiwa pengeroyokan siswa SMAN 6 Jakarta terhadap wartawan pada Senin (19/9).

“Berdasarkan informasi yang kami himpun, tradisi tawuran dan kekerasan di SMAN 6 Jakarta sudah berlangsung sejak 1980-an.”

“Karena itu, perlu dipikirkan solusinya. Pada masa lalu, kultur kekerasan itu kuat. Di kampus, saat ospek, kultur itu kuat, apalagi di kalangan Akabri, salah sedikit dipukul,” tambah Usman.

Hal itu terus berlanjut, menurut Usman, karena tidak adanya pendidikan kebudayaan yang bisa mengarahkan pola pikir siswa.

“Jadi itu masih warisan. Kultur kekerasan dalam membangun komunikasi, menyelesaikan masalah, dan menghadapi orang yang berbeda pandangan, masih ada. Karena itu, masih perlu pendidikan kebudayaan, termasuk pendidikan etika.”



(Moh. Ilyas | Irman)


Banyak Tokoh Akui Peran Besar Yayasan Supersemar

Jutaan orang Indonesia, mengakui Yayasan Supersemar memiliki andil yang tidak kecil dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
Tentang PelitaOnline.com  |   Karir  |   Kontak Kami  |   Iklan  |   Privacy Policy  |   Terms & Use