Teheran, PelitaOnline – MENTERI Luar Negeri Iran Ali Akbar Salehi, Sabtu (7/1), mengatakan bahwa Presiden Mahmoud Ahmadinejad akan memulai lawatannya keempat negara Amerika Latin pada Minggu.
Dalam laporan yang dilansir TV satelit lokal Press, Salehi mengatakan bahwa tur Amerika Latin akan membawa Presiden Iran ke Venezuela, Nikaragua, Kuba dan Ekuador.
Selama kunjungan, Presiden Iran dijadwalkan untuk bertukar pandangan dan mendiskusikan isu-isu kepentingan bersama serta perkembangan regional dan global dengan para pemimpin dari empat negara itu.
“Isu-isu lain tentang Timur Tengah, Afrika Utara, krisis ekonomi Eropa dan hubungan Amerika Serikat akan tercakup di dalam agenda presiden,” jelas Salehi.
Presiden Iran mengatakan bahwa republik Islam memberikan prioritas tinggi untuk memperluas hubungan dengan negara-negara Amerika Latin.
Di sisi lain, AS memberikan peringatan kepada negara-negara Amerika Latin yang meningkatkan hubungannya dengan Iran yang sedang mengejar program nuklir meskipun memperoleh tekanan. Namun tuduhan-tuduhan yang diutarakan oleh AS itu dibantah Teheran.
Iran sendiri telah memperluas hubungan dengan beberapa negara Amerika Latin, termasuk Venezuela, Bolivia dan Brasil, sejak Presiden Ahmadinejad berkuasa pada 2005.
Xinhua | Wahyu
Dalam laporan yang dilansir TV satelit lokal Press, Salehi mengatakan bahwa tur Amerika Latin akan membawa Presiden Iran ke Venezuela, Nikaragua, Kuba dan Ekuador.
Selama kunjungan, Presiden Iran dijadwalkan untuk bertukar pandangan dan mendiskusikan isu-isu kepentingan bersama serta perkembangan regional dan global dengan para pemimpin dari empat negara itu.
“Isu-isu lain tentang Timur Tengah, Afrika Utara, krisis ekonomi Eropa dan hubungan Amerika Serikat akan tercakup di dalam agenda presiden,” jelas Salehi.
Presiden Iran mengatakan bahwa republik Islam memberikan prioritas tinggi untuk memperluas hubungan dengan negara-negara Amerika Latin.
Di sisi lain, AS memberikan peringatan kepada negara-negara Amerika Latin yang meningkatkan hubungannya dengan Iran yang sedang mengejar program nuklir meskipun memperoleh tekanan. Namun tuduhan-tuduhan yang diutarakan oleh AS itu dibantah Teheran.
Iran sendiri telah memperluas hubungan dengan beberapa negara Amerika Latin, termasuk Venezuela, Bolivia dan Brasil, sejak Presiden Ahmadinejad berkuasa pada 2005.
Xinhua | Wahyu















