Milan, PelitaOnline -- MESKI tak se-ekstrem duel-duel sebelumnya, namun Derby d’Italia yang mempertemukan AC Milan versus Juventus tetap menyajikan laga krusial. Duel di San Siro yang akan disiarkan langsung oleh Indosiar, Minggu (27/2) dini hari jelas akan memiliki keunggulan moral bagi sang pemenang. Ini mengingat Juve hanya satu poin di belakang Milan di puncak klasemen.
Saking pentingnya, allenatore Milan Max Allegri bahkan sempat meralat ucapannya. Usai mengalahkan tuan rumah Cesena 3-1, Allegri pernah mengatakan bahwa laga melawan Juve adalah duel penentuan juara. Namun derasnya ‘psywar halus’ yang dialamatkan kubu Juve ke Milan membuat Allegri mengubah pernyataan.
“Tantangan yang akan dihadapi Sabtu sangat penting, tapi tidak esensial,” ujar eks pelatih Cagliari itu saat diwawancarai Radio RTL 102,5.
Sementara itu, psywar dengan kesan merendah dilontarkan kubu “Si Nyonya Tua”. Sang presiden, Andrea Agnelli mengklaim bahwa klubnya bertandang ke San Siro berstatus underdog.
“Saya sadar, agak sedikit gugup saat mendekati laga. Kami hormat bahwa Milan merupakan favorit karena mereka juara bertahan dan hampir pasti merebut tiket perempat final Liga Champions. Jadi jelas, Rossoneri adalah favorit,” tandas Agnelli kepada Football Italia (22/2) lalu.
Faktor Ketidakhadiran Ibra
Bahkan, rasa hormat Juve terhadap Milan dikaitkan dengan keberadaan Ibra yang bakal tidak tampil akibat terkena sanksi larangan bermain. Andrea Barzagli, bek Il Bianconeri menilai ketidakhadiran Ibra yang merupakan tokoh sentral justru akan membuat Il Diavollo Rosso tampil lebih berbahaya.
“Keitdakhadiran Ibrahimovic justru bakal menghadirkan perubahan di Milan. Jika ia tampil, permainan mereka lebih mudah diprediksi. Milan akan tampil berbahaya jika tanpa Ibra karena mereka akan tampil kolektif sebagai sebuah tim,” ujarnya di Football Italia.
Milan nampaknya mesti waspada dengan kondisi tersebut karena klub asal Kota Turin musim ini tampil beringas jika melawan klub-klub papan atas. Ketimbang melayani perang psikologis, tentunya Abbiati cs. butuh suasana tim yang kondusif jelang laga.
Data Statistik Milan vs Juve (Sumber: Panini Digital untuk legaseriea.it)
Lima Laga Terakhir
Milan: vs Cagliari 3-0 (H), vs Lazio 2-0 (A), vs Napoli 0-0 (H), vs Udinese 2-1 (A), vs Cesena 3-1 (A).
Juventus: vs Atalanta 2-0 (A), vs Udinese 2-1(H), vs Siena 0-0 (H), vs Parma 0-0 (A), Catania 3-1 (H).
Ket: (H): Home (kandang); (A): Away (tandang)
Penampilan Terbanyak
Milan: Thiago Silva (2035 menit), Nocerino (1964 menit), Abate (1893 menit), Ibrahimovic (1727 menit), Abbiati (1667 menit).
Juventus: Andrea Barzagli (2196 menit), Lichtsteiner (2103 menit), Pirlo (2082 menit), Chiellini (2064 menit), Buffon (2003 menit).
Umpan: Pirlo 61, Ibrahimovic 53, Pepe 34, Robinho 31, Vidal 30, Cassano 27, Marchisio 25.
Umpan Berbuah Gol: Pirlo 7, Aquilani 6, Cassano 6, Robinho 4, Ibrahimovic 4, Matri 4, Boateng 3.
Tembakan: Ibrahimovic 73, Matri 56, Vucinic 56, Marchisio 41, Pepe 40, Pirlo 37, Vidal 37.
Gol: Ibrahimovic 15, Matri 9, Nocerino 7, Marchisio 6, Pepe 5, Boateng 4, Robinho 4.
Milan Unggul:
Penguasaan Bola: 30:58 menit dalam setiap pertandingan.
Bola Dimainkan: 682,2 menit
Umpan Diselesaikan: 71,9 %
Supremasi Teritorial: 14:13 menit di daerah tim lain
Juventus Unggul:
Tembakan Ke Gawang: 7,3
Bahaya: 66,9%
Sudastika | Ilyas
Saking pentingnya, allenatore Milan Max Allegri bahkan sempat meralat ucapannya. Usai mengalahkan tuan rumah Cesena 3-1, Allegri pernah mengatakan bahwa laga melawan Juve adalah duel penentuan juara. Namun derasnya ‘psywar halus’ yang dialamatkan kubu Juve ke Milan membuat Allegri mengubah pernyataan.
“Tantangan yang akan dihadapi Sabtu sangat penting, tapi tidak esensial,” ujar eks pelatih Cagliari itu saat diwawancarai Radio RTL 102,5.
Sementara itu, psywar dengan kesan merendah dilontarkan kubu “Si Nyonya Tua”. Sang presiden, Andrea Agnelli mengklaim bahwa klubnya bertandang ke San Siro berstatus underdog.
“Saya sadar, agak sedikit gugup saat mendekati laga. Kami hormat bahwa Milan merupakan favorit karena mereka juara bertahan dan hampir pasti merebut tiket perempat final Liga Champions. Jadi jelas, Rossoneri adalah favorit,” tandas Agnelli kepada Football Italia (22/2) lalu.
Faktor Ketidakhadiran Ibra
Bahkan, rasa hormat Juve terhadap Milan dikaitkan dengan keberadaan Ibra yang bakal tidak tampil akibat terkena sanksi larangan bermain. Andrea Barzagli, bek Il Bianconeri menilai ketidakhadiran Ibra yang merupakan tokoh sentral justru akan membuat Il Diavollo Rosso tampil lebih berbahaya.
“Keitdakhadiran Ibrahimovic justru bakal menghadirkan perubahan di Milan. Jika ia tampil, permainan mereka lebih mudah diprediksi. Milan akan tampil berbahaya jika tanpa Ibra karena mereka akan tampil kolektif sebagai sebuah tim,” ujarnya di Football Italia.
Milan nampaknya mesti waspada dengan kondisi tersebut karena klub asal Kota Turin musim ini tampil beringas jika melawan klub-klub papan atas. Ketimbang melayani perang psikologis, tentunya Abbiati cs. butuh suasana tim yang kondusif jelang laga.
Data Statistik Milan vs Juve (Sumber: Panini Digital untuk legaseriea.it)
Lima Laga Terakhir
Milan: vs Cagliari 3-0 (H), vs Lazio 2-0 (A), vs Napoli 0-0 (H), vs Udinese 2-1 (A), vs Cesena 3-1 (A).
Juventus: vs Atalanta 2-0 (A), vs Udinese 2-1(H), vs Siena 0-0 (H), vs Parma 0-0 (A), Catania 3-1 (H).
Ket: (H): Home (kandang); (A): Away (tandang)
Penampilan Terbanyak
Milan: Thiago Silva (2035 menit), Nocerino (1964 menit), Abate (1893 menit), Ibrahimovic (1727 menit), Abbiati (1667 menit).
Juventus: Andrea Barzagli (2196 menit), Lichtsteiner (2103 menit), Pirlo (2082 menit), Chiellini (2064 menit), Buffon (2003 menit).
Umpan: Pirlo 61, Ibrahimovic 53, Pepe 34, Robinho 31, Vidal 30, Cassano 27, Marchisio 25.
Umpan Berbuah Gol: Pirlo 7, Aquilani 6, Cassano 6, Robinho 4, Ibrahimovic 4, Matri 4, Boateng 3.
Tembakan: Ibrahimovic 73, Matri 56, Vucinic 56, Marchisio 41, Pepe 40, Pirlo 37, Vidal 37.
Gol: Ibrahimovic 15, Matri 9, Nocerino 7, Marchisio 6, Pepe 5, Boateng 4, Robinho 4.
Milan Unggul:
Penguasaan Bola: 30:58 menit dalam setiap pertandingan.
Bola Dimainkan: 682,2 menit
Umpan Diselesaikan: 71,9 %
Supremasi Teritorial: 14:13 menit di daerah tim lain
Juventus Unggul:
Tembakan Ke Gawang: 7,3
Bahaya: 66,9%
Sudastika | Ilyas















